sembunyi

.
kusembunyi di celah-celah goresan
goresanmu. yang masih kaucari
sesuatu yang sudah kaumulai sendiri

.
hati-hati dengan senyuman
yang seperti sumbu dinamit,
sejauh apapun direntang
akan meledakkan harap-harap cemas di ujungnya

.
kusembunyi di kaki kuda-kuda
mengintai panikmu mengaduk warna
mencari jawab dengan melukis rasa

.
yang kita perlukan
keluar dari kamar sempit itu
hirup udara segar dan tatap mata
bicara… dan petik bisiknya

.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s