Mendung Terlambat Pulang…

Aku hampir menangis,

hujan datang lebih dulu daripada awan mendung teduh
tak ada kabar berita yang dijanji sebelum senja

Rupanya,
mendung kemalaman di pasar raya
ia pulang naik kereta, kemalaman

Ah, apakah kau punya janji malam mingguan di kota?

Tepat di muka stasiun, keriuhan terakhir malam ini,
dengan suara teduhnya meneleponku
“Maafkan… kita jumpa besok ya”

menyisakanku di ujung lain, dalam senyum esok pagi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s