membaca cinta

Begitu banyak rahasia cinta kaubuka-buka
yang kaubilang tak kunjung sampai ke akhirnya

Aku membayangkan ketika engkau meruyak oyak ke lembah-lembah:
Berapa banyak malam
Berapa banyak gaun luluh terlunglai
untuk kautemui sesarinya,
jauh sebelum masaku
cukup matang mendatangimu

Lalu, kauperah cinta ke dalam kata
Kaupaksa ia mengaku, memaku dalam buku-buku
seperti kaubekukan susu
ke dalam kulkas sebagai es batu

Tetapi, sihir itu tetap merasuk
seketika kubaca-baca

Meski tak terlalu kenal dengan cinta
Aku selalu bungkam kaulumat tandas
terperangah dalam detak yang kacau
seperti kudengar embus bisikmu di telingaku

Aku kelu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s