blues

ya aku tahu

ketika akhirnya sendiri dan merasa lelah
ada semu-semu di hatimu
lalu segalanya menjadi merah jambu

tidak pernah sendiri. selalu ada yang menangkap getarmu
sehalus apapun. secermat apapun kau menyimpannya.
dia juga menunggu. kakinya melangkah entah.

ya kita pernah tahu

ketika segalanya berupa bayang-bayang
citra yang kita tak ingin dia hilang
satu-satunya cara adalah menyimpannya dalam diam.
tak ingin kehilangan sekali lagi.

kita tak perlu pengadilan
kedamaian adalah harta paling berharga di kehidupan yang telah poranda.
tak bisa ada lagi kerusakan atas semua yang telah dijaga sedemikian kukuh.
apa daya, hati adalah sosok yang begitu gamang.

dan kita tahu

perlu seluruh perjuangan penghabisan untuk memelihara segalanya
tak membiarkan rasa ingin menguasai dan membodohi kita
jangan sampai tetesan tuba menerobos dan meracuni muara-muara

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s