Tag Archives: hati

dua cangkir

caramel macchiato dan Asian dolce latte. ice. siang itu.

dalam terik matahari yang membakar. meninggalkan hangus dari tawa yang berderai dan debam jantung yang menghentikan tarikan nafas.

seharusnya membakar habis juga segala pertanyaan tentang eksistensi. tentang apakah pernah ada…

jarak-jarak yang ditempuh tanpa hirau. bukan hanya ke warung sebelah rumah. ini tentang perhentian dari kota ke kota. yang tak kan mungkin dipilih oleh kepala-kepala yang berpikir terlalu panjang tentang etika.

ini tentang langkah-langkah yang dituntun intuisi… dan getar halus sanubari yang saling bersambutan. berjalinan. langkah-langkah yang berlari putus asa demi menyimpan hangat yang berkerlip lemah di tengah dunia yang kalut.

tak ada kepemilikan atas satu terhadap lainnya. tak ada kita sepanjang masa. only a moment of truth.  a deep warm little time.

percayalah akan itu…

 

 

Advertisements

selaksa lara

pada akhirnya, kita tidak terlalu tahu
luka mana yang paling bilur
yang merah darahkah
… atau yang lepuh membiru
pedih mana yang lebih perih
yang diembus-embuskan kala
… atau yang baru saja terantuk di persimpangan

Tidak juga mau susut dan beku
dengan kenyalnya terus berdenyar
meruah rekah
lebam dan memendam
mengisik darah terus mengaliri urat nadi
menopang diri makin tak kenal jeri

pada akhirnya
hanya perlu sandaran lembut
dan belai sejuk janji yang kasih

pada saat itu
barulah hati merampungkan detak

.